KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SISTEM BASIS DATA
Pada kesempatan kali ini saya masih membahas berkaitan dengan bahasan sebelumnya yaitu Konsep Dasar Basis Datanamun sekarang topiknya adalah Keuntungan dan Kerugian dalam Basis Data tersebut.
Nah berikut pembahasan dari Keuntungan dan Kerugian Sistem Basis Data.
Dalam Basis Data terdiri dari 6 Keuntungannya antara lain sebagai berikut
Nah berikut pembahasan dari Keuntungan dan Kerugian Sistem Basis Data.
Dalam Basis Data terdiri dari 6 Keuntungannya antara lain sebagai berikut
· Data dapat dipakai secara bersama -sama ( Multiple User )
Dalam rangka mempercepat semua daya guna sistem dan mendapat responsi waktu yang cepat, beberapa sistem mengijinkan banyak pemakai untuk mengupdate data secara simultan.
· Data dapat distandarisasikan
Jika data tersebar dalam eberapa file dalam bentuk format yang tidak sama, maka ini menyulitkan dalam menulis program aplikasi untuk mengambil dan menyimpan data. Maka haruslah data dalam suatu database dibuat format yang standar sehingga mudah dibuat program aplikasinya
.
.
· Mengurangi kerangkapan data ( Redudansi )
Maksudnya data yang sama disimpan dalam berkas data yang berbeda – beda sehingga apabila ada pengupdatean maka akan terjadi berulang – ulang. Penyimpanan data yang sama berulang – ulang di beberapa file dapat mengakibatkan juga inkonsistensi ( tidak konsisten ). Apabila salah satu dari file yang mengandung data tersebut terlewat di update maka terjadilah data yang tidak konsisten lagi.
· Adanya kemandirian ( kebebasan ) data atau data independent
Dalam paket bahasa DBMS, misalnya pada struktur file setiap kali kita hendak melihat data cukuplah dengan perintah list. Apabila hendak menambah data cukup dengan Append. Ini berarti perintah – perintah dalam paket DBMS bebas terhadap database. Apapun perubahan dalam database semua perintah akan mengalami kestabilan tanpa perlu ada yang diubah. Hal ini akan berbeda dengan paket bahasa lainnya.
· Keamanan ( security ) data terjamin
Tidak setiap pemakai sistem database diperbolehkan untuk mengakses semua data maksudnya data dapat dilindungi dari pemakai yang tidak berwenang. Keamanan ini dapat diatur lewat program yang dibuat atau menggunakan fasilitas keamanan dari operating sistemnya.
· Keterpaduan data terjaga ( masalah integritas )
Memelihara keterpaduan data berarti data harus akurat, hal ini erat hubungannya dengan pengontrolan kerangkapan data dan pemeliharaan keselarasan data.
Bila tadi penjelasan tentang Keuntungan Sistem Basis Data maka adapula Kerugiannya yang meliputi sebagai berikut :
· Diperlukan tempat penyimpanan yang besar
Karena didalamnya terdapat suatu sistem database yang saling berkaitan maka perlu tempat penyimpanan yang besar untuk menampung sistem yang ada dan data ( dokumen ) yang akan ditampung.
· Diperlukan tenaga yang terampil dalam mengelola data
Untuk mengelola sistem yang besar tersebut, maka diperlukan orang yang memang ahli di bidang komputer yang menangani basis data sehingga tidak terjadi kesalahan – kesalahan yang diinginkan.
· Perangkat lunaknya mahal
Perlu biaya yang besar untuk membeli perangkat lunak yang berorientasi pada sistem basis data terutama untuk komputer yang berjenis Main Frame.
· Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terjait.
Karena datanya saling berkaitan, maka apabila ada kesalahan satu file saja, maka file – file yang saling berkaitan pun akan mengalami kesalahan sehingga akan mempengaruhi departemen yang terkait.
SEKIAN ARTIKEL YANG SAYA BUAT SEMOGA BERMANFAAT ^_^
Keuntungan dan kerugian basis data
a. Keuntungan Menggunakan Basisdata
ü Kecepatan dan kemudahan, dengan menggunakan basisdata dapat dilakukan dengan cepat dan mudah karena basisdata memiliki kemampuan dalam mengelompokkan, mengurutkan bahkan perhitungan dengan matematika, dengan perancangan yang besar, maka penyajian informasi akan dilakukan dengan cepat.
ü Kebersamaan pemakai, sebuah basisdata dapat banyak digunakan oleh banyak user dan banyak aplikasi, untuk data data yang banyak diperlukan, tidak perlu dilakukan pencatatan masing masing bagian, tapi cukup satu basisdata untuk dipakai bersama.
ü Efisiensi ketersediaan, sebuah basisdata dapat melakukan suatu pembatasan dalam suatu pengaksesan agar dapat diakses oleh pengguna yang membutuhkan.
ü Ketersediaan (availability). Dengan basis data kita dapat mem-backup data, memilah-milah data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat lain. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar.
ü Keamanan (Security), Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang mengaksesnya.
ü Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru. Pengguna basis data merupakan bagian dari perkembangan teknologi. Dengan adanya basis data pembuatan aplikasi bisa memanfaatkan kemampuan dari DBMS, sehingga pembuatan aplikasi tidak perlu mengurusi penyimpanan data, tetapi cukup mengatur interface untuk pengguna.
ü Keakuratan dalam pengisian basisdata dapat ditentukan aturan dan batasan tertentu untuk meminimalisir kemungkinan data yang terdapat dalam proses pengisian basisdata.
ü Pemusatan control data, karena cukup dengan satu basis data unutk banyak keperluan, pengontrolan terhadap data juga cukup dilakuan di satu tempat saja. Jika ada perubahan data alamat mahasiswa misalnya, maka tidak perlu kita meng-update semua data dimasing-masing bagian tetapi cukup hanya disatu basis data.
ü Pemakaian secara langsung Basis data memiliki fasilitas untuk melihat datanya secara langsung dengan tool yang disediakan oleh DBMS. Untuk melihat data, langsung ke table ataupun menggunakan query. Biasanya yang menggunakan fasilitas ini adalah user yang sudah ahli, atau database administrator.
ü Kebebasan data (Data Independence), Jika sebuah program telah selesai dibuat, dan ternyata ada perubahan isi/struktur data. Maka dengan basis data, perubahan ini hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya.
ü User view Basis data penyediaan pandangan yang berbeda-beda untuk tiap-tiap pengguna. Misalnya kita memiliki data-data dari perusahaan yang bergerak dibidang retail. Data yang ada berupa data barang, penjualan, dan pembelian. Ada beberapa jenis pengguna yang memerlukan informasi terkait dengan data perusahaan tresebut. Mereka adalah pelanggan, kasir, bagian gudang, bagian akutansi dan manajer. Tidak semua data boleh diakses oleh semua pengguna. Misalnya kasir dia hanya boleh berhak melihat informasi nama barang dan harga jualnya. Sementara itu dia berhak untuk memasukan data penjualan . berbeda dengan pelanggan yang hanya melihat data keberadaan barang dan harga jual tetapi tidak berhak memasukan atau merubah data. Sementara itu bagian akutansi berhak melihat keuntungan dari tiap-tiap barang untuk menganalisa data akutansinya.Basis data mampu memberikan layanan organisasi seperti ini.
b. Kerugian Menggunakan Basisdata
ü Mahal, diperlukan hardware tambahan berupa CPU yang cukup besar, membutuhkan alat komunikasi, dan harga software penyedia terbilang cukup mahal.
ü Kompleks, sehingga penggunaan basisdata membutuhkan tenaga yang professional untuk membuat dan menjalankan suatu system basisdata, kerusakan yang terjadi pada system basisdata dapat mempengaruhi departemen yang lain yang terkait karena pada basisdata seluruh data saling berintegrasi menjadi suatu kesatuan yang disebut sebagai system basisdata.
ü Proses back up cukup memakan waktu. Sistem basis data mencakup banyak file, sehingga jika dilakukan back up akan menghabiskan waktu.
Keuntungan dan Kerugian Basis Data
1. Keuntungan Pemakaian Basis Data
a) Terkontrolnya Kerangkapan Data
- Pada Non Basis Data
Setiap program aplikasi mempunyai file tersendiri sehingga banyak field yang terulang kembali pada file lain. Hal ini akan membuang ruang storage.
- Basis Data
Hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
b) Terpeliharanya keselarasan ( kekonsistenan ) data
c) Data dapat dipakai secara bersama
d) Dapat diterapkan standarisasi
e) Keamanan data terjamin
f) Terpeliharanya Integritas data
g) Terpeliharanya keseimbangan ( keselarasan ) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi
h) Data independence ( Kemandirian Data )
2. Kerugian Pemakaian Basis Data
a) Storage ( tempat penyimpanan data ) yang digunakan besar
b) Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data
c) Sotware ( perangkat lunaknya ) mahal
d) Kerusakan pada sistem database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait
a) Terkontrolnya Kerangkapan Data
- Pada Non Basis Data
Setiap program aplikasi mempunyai file tersendiri sehingga banyak field yang terulang kembali pada file lain. Hal ini akan membuang ruang storage.
- Basis Data
Hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
b) Terpeliharanya keselarasan ( kekonsistenan ) data
c) Data dapat dipakai secara bersama
d) Dapat diterapkan standarisasi
e) Keamanan data terjamin
f) Terpeliharanya Integritas data
g) Terpeliharanya keseimbangan ( keselarasan ) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi
h) Data independence ( Kemandirian Data )
2. Kerugian Pemakaian Basis Data
a) Storage ( tempat penyimpanan data ) yang digunakan besar
b) Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data
c) Sotware ( perangkat lunaknya ) mahal
d) Kerusakan pada sistem database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait
Tidak ada komentar:
Posting Komentar